Arsip Bulanan: April 2008

Pernah mendengar pernyataan “Negera tidak bisa mengintervensi keyakinan orang” atau mendengar “kita tidak sepantasnya menghakimi keyakinan dan pemikiran orang lain”. Yah.. pernyataan serupa itu banyak dan makin banyak semenjak usulan sejumlah pihak untuk membubarkan Ahmadiyyah.

***

Bila negara tidak melarang orang untuk meyakini atau beragama apa pun, tentunya seharusnya Negara juga tidak perlu melarang orang yang tidak beragama (a.ka. atheis). Baca Lebih Lanjut »

Itu pagi yang cerah. Mobil dan motor seliweran kesana-kemari. Bis-bis saling ‘bantai’, menggaet ’sewa’ (baca:penumpang). Udara pagi itu sudah tak segar lagi. Asap-asap knalpot belepotan ke mena-mana. Aku seperti dijejali racun. Sabar… pikirku. Aku berharap bis yang kutunggu segera tiba.

Alih-alih memikirkan udara kotor, aku alihkan saja pandangan ku. Seperti biasa aku memulai mengobservasi orang-orang sekitar. Haha… ber-ubahlah aku seketika menjadi psikolog amatiran. Memperhatikan raut wajah orang dan menerka apa yang sedang mereka rasakan atau pikirkan, merupakan hal menyenangkan loh.

Di depan ku itu ada seorang perempuan. Anak kuliahan gitu deh. Aku lihat sedari tadi ia menelepon. Asik banget deh kayaknya. Bertelepon-ria ia sambil tersenyum-senyum, dan kadang terbahak-bahak. Untung saja ga bikin se-isi halte heboh. Entah siapa yang sedang ia telepon, mungkin pacar atau sahabat karibnya. Sekarang sudah 15 menit berlalu dan ia masih asik ngobrol (kayaknya lebih deh). Baca Lebih Lanjut »

Saya ucapkan selamat hari Kartini kepada wanita se-Indonesia.

Semoga sekarang dan untuk masa akan datang, wanita tidak lagi terjebak pada minimnya pilihan hidup. Semoga wanita mendapatkan kebebasan atas berbagai pilihan yang ingin mereka ambil, sekaligus menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan hidup.

————-

Kartini oh… Kartini. Baca Lebih Lanjut »

Kamu itu orang apa?

Jawaban dari pertanyaan sederhana di atas bisa banyak sekali dan beragam. Kemungkinan secara spontan anda akan menjawab daerah asal anda, misalnya: oo…, saya dari Bandung. Atau anda akan menjawab; saya orang Indonesia (ketika bertemu dengan asing ). Mungkin anda menjawab: saya sekeluarga orang NU. Anda juga bisa yang menjawab terkait Ras bangsa: Saya orang Melayu. Mungkin juga anda yang menjawab: saya ini orang tua atau menjawab lah wong saya ini orang gila. hahaha :D Malahan ada yang menjawab: orang saya blogger weqz… ^^ Baca Lebih Lanjut »

Siapa saja, pliss… Ajarkan aku cinta.

Ajarkan aku bercinta dalam kesangsian.

Cinta bisa bermula dari kondisi apa pun. Bukan begitu? Bahkan ia (baca:cinta) bisa berawal dari kebencian sekalipun. Lihat saja dua insan yang tadinya bermusuhan. Ketika cinta datang mengendap-endap, dan lantas menebarkan ‘mantra’nya. Dua insan yang tadinya musuh bebuyutan pun jadi saling melabuhkan hati dan masuk dalam syahdannya mistikus cinta. Aneh yach fenomena Cinta itu. :) Baca Lebih Lanjut »

Judul asli:

Pentingnya Pikiran Sadar yang Bodoh

Pikiran bawah sadar (PBS) bisa dikatakan cerdas bisa pula dikatakan bodoh. Dikatakan cerdas karena merekam semua informasi di sekitar kita baik yang kita sadari atau pun yang tidak disadari. Jadi pada saat Anda mengikuti sebuah training di sebuah ruangan ber-AC, pikiran sadar (PS) berkonsentrasi pada materi training, PBS tetap saja mencatat informasi yang dikirim oleh tubuh Anda tentang dinginnya ruangan. Baca Lebih Lanjut »