Siapa saja, pliss… Ajarkan aku cinta.
Ajarkan aku bercinta dalam kesangsian.
Cinta bisa bermula dari kondisi apa pun. Bukan begitu? Bahkan ia (baca:cinta) bisa berawal dari kebencian sekalipun. Lihat saja dua insan yang tadinya bermusuhan. Ketika cinta datang mengendap-endap, dan lantas menebarkan ‘mantra’nya. Dua insan yang tadinya musuh bebuyutan pun jadi saling melabuhkan hati dan masuk dalam syahdannya mistikus cinta. Aneh yach fenomena Cinta itu.
Cinta pun dapat dimulai dengan keraguan. Dan itu mungkin saja terjadi. Pada awalnya bisa saja kita salah menilai. Kita ragu. Ada rasa sangsi mendarat. Namun setelah kenal lebih jauh serta bisa menyadari akan hadirnya hal-hal yang indah dan baik, kesangsian itu perlahan lenyap. Ia berubah menjadi kekaguman. Dan akhirnya dimulainya suatu kisah percintaan. Dan tiba saatnya kelak cinta itu abadi. (lebay ga?)
Berawal dari apa pun cinta itu tak jadi soal yang berarti. Awalnya bisa saja menyakitkan. Toh yang terpenting adalah proses dan akhirnya. Bukan begitu? (nanya dulu, biar ga terkesan maksa. hehehe…) Cinta seharusnya (ini ga maksa sih tapi coba dirasakan saja lah) berujung pada keyakinan dan perasaan yang lebur, mungkin seperti perasaan cintanya para sufi. Begitu hanyut dalam suatu spektrum yang tak bisa dimengerti, kecuali oleh mereka yang sedang mencinta. phiuuh… Hampir sulit rasanya untuk dituliskan dengan kata-kata. (maklum ini penulisnya masih cupu)
————–
Cinta dan kesangsian. Dua hal yang dalam logikaku tampaknya tak bisa disatukan. Kalau pun disatukan maka yang hadir adalah ke-ego-an; cinta pada kesangsian, atau manjadi satu kesengsaraan; sangsi akan cinta. uughh… Sungguh pilihan yang sulit. Ketika diri ini memilih terus sangsi dalam percintaian akankah aku sampai pada pada kecintaan itu? Ataukah harusnya kubuang saja segala egoisme. Biar saja ku acuhkan logika agar lenyap keraguan itu. Agar aku larut dalam cinta.
Tapi… ternyata hidup tanpa kesangsian tak mampu memuaskan egoisme ku. (uugh.. andai saja ada ‘pelacur’ yang khusus memuaskan ego, aku pesan satu).
Sejak dulu begitulah cinta. Deritanya tiada akhir (Commander Tian Feng) [intermezzo doang. hihihi
]
Aaagrh sungguh.. kesangsian ini membunuhku. Amat mudah rasanya menghancurkan cita-cita dan kepercayaan yang telah dibangun bertahun-tahun hanya dengan segelintir keraguan. Sebab di mata sang penyangsi sekecil apa pun kesalahan pasti akan terlihat jelas, bahkan cenderung dicari-cari. Di hadapan sang penyangsi hilang segala kesakralan dan segala romantisme. Dan untuk menjadi penyangsi yang baik maka perlu melupakan sejenak (dan mungkin untuk selamanya) segala kenangan indah yang telah dan mungkin akan terjadi. Hingga yang tersisa hanyalah pertanyaan-pertanyaan penuh sangsi tanpa niat sekalipun untuk mendapatkan kebenaran jawaban atas cinta.
…
Aku pun kembali dalam pergumulan antara cinta dan kesangsian.
Siapa pun kamu, tolong ajarkan aku bercinta dalam kecurigaan. Oh, ajarkan aku
Gambar boleh nge-rampok dari sini.
——-
P.s: Kutulis ini setelah beberapa kata (e.g: sangsi, blogger, konsisten, agama, nabi dan cinta, MLM, surga dsb) mendarat di pikiran bawah sadar ku. Satu pergumulan yang artifisial, ketika aku mempertanyakan bagaimana caranya agar bisa mencintai Kanjeng Nabi Muhammad SAW serta agamaku, Islam, dengan terus memelihara kesangsian dan kecurigaan dalam dada dan pikiranku. Bagaimana ya caranya? Tampaknya ini lebih sulit daripada memperkenal ayam pada Ipod. Somebody help me. Aku ingin dibelai cinta sekaligus menggenggam keraguan atasnya.
*) btw, Sekali lagi rasa ingin tahu itu berbeda dengan kesangsian atau kecurigaan yang terus menerus. Yang terakhir itu mencari jawaban tanpa pernah mendapatkannya, mungkin hingga egoism terpuaskan.










36 Komentar
bercinta dalam kesangsian…..
Argh.. itu sebuah kalimat yang paling rumit yang pernah aku temui…..
kan ada ayat – ayat cinta
*garuk-garuk pala* musti diajarin yg bagian mana…?
wah…….jangankan anda…..saya pun bingung nor, mungkin komentator selanjutnya bisa membantu ?
klo mau di ajarin bercinta lihat dulu pilem ayat-ayat cinta
lha, itu bukannya malah jadi kontradiksi. pengen bercinta tapi sangsi. buang dulu sangsinya baru mulai mencinta. nanti akan ketemu dg sendirinya. klo sangsi yg muncul di awal, otomatis cintapun kan menjauh. bener gak ya..!
Baca buku “Untaian Kalung Merpati” Karya Ibn Hazm al-Andalusia deh berisikan tentang Seni Mencintai dan kisah kasih sepanjang masa lumayan bagus isinya
untuk urusan cinta sperti ini ga bisa komentar dah
terlalu sulit
maklum kurang pengalaman
Artis kita datang, aku lagi sibuk pasang iklan hehe biar dapat duit buat beli baju Lebaran.
aduh eta Cinta huhuy…
hwah…bacaannya berat nih, smpe bisa nulis bahasa kayak gini. muantaaaph!!
cinta adalah suatu kedudukan yang didalamnya bersaing banyak orng untk memperebutkannya..
hanya tertuju kepadanyalah orng2 yg beramal memusatkan perhatian mereka..
demi untk meraih ilmu mengenainya, orng2 yg terdahulu menyingsingkan lengan bajunya..
dan oleh karenanyalah, orng2 dimabuk cinta melupakan segalanya..
dan berkat keharuman hembusannya, orng2 yg ahli ibadah bersemangat dalam mengerjakan ibadahnya..
cinta adalah konsumsi kalbu manusia, santapan ruhani mereka, kesejukan hati mereka, kesenangan jiwa mereka, cahaya akal, dan kesejahteraan batinnya..
dan cinta adalah tujuan semua cita-cita, kesudahan semua harapan, jiwa kehidupan, dan kehidupan jiwa..
*muhammad bin shalih al-munajjid*
*silsilah amalan hati*
cinta oh cinta
hanya dengan hati yang tulus sehingga dapat melihatnya
cinta adalah pengorbanan, melepaskan ego dan mengerti, menerima serta menghormati kekurangan orang lain…
Coba Cinta Unlimited atau Cinta tanpa syarat
Bercinta dalam kesangsian………….
Sangsi apakah teknik bercinta kita sudah benar apa belum ya?? Siapa tahu masih kurang pas……
**ditimpukin bolol aqua**
bercintalah dengan hati dan ketulusan yang ada padamu
belajarlah cinta menurut ciri khasmu sendiri
Insya Allah , indah
cinta itu adalah hak dan naluri alamiah yang ada pada setiap insan, jikalau anda meragukan perasaan diri aNDA SAMA HAL dengan anda tidak percaya diri. jodoh adalah pilihan dan tidak ada siapapun yang bisa memaksakan kehendaKNYA. keserasian cara pandang dari dua insan harus didasari dengan rasa menghormati………..
- Indahnya cinta karena pendekatannya rasa (feeling),
- Kesangsian cinta karena pendekatannya Kepercayaan (believing)
- Egoisme cinta karena pendekatannya hukum alam yang merasa manusia punya gravitasi sendiri
- Derita cinta karena pendekatan rasional (thinking) yang dapat dikalkulasi secara matematis…..
Terbangun dalam kegelapan
Kala bintang masih terang
Saat domba masih tertidur
Untuk menangkap CINTA-Mu
Untuk merasakan dekapan CINTA-Mu
Dengan hati dan jiwa.
Engkau membuatku tumbuh
Engkau membuatku kuat
Dengan CINTA-Mu yang bergelora.
Engkau membuatku bernyanyi
Engkau membuatku menari
Dengan CINTA-Mu yang merindu
Engkau membuatku mengasihi
Engkau membuatku tersentuh
Dengan lautan CINTA-Mu.
Engkau membuatku tertawa
Engkau membuatku belia
Dengan CINTA-Mu yang menakjubkan.
Aku mengharapkan pancarkan cahaya CINTA-Mu
Untuk membantu membersihkan awan-awan untuk-Mu.
Aku berharap terbang bersama CINTA-Mu
Sehingga Engkau tak sendiri.
Kapan pun aku teringat akan CINTA-Mu
Aku berada di tingginya Nirwana.
Kasih adalah sifatku
Mengasihi-Mu adalah hidupku
Karena CINTA-Mu membuatku demikian.
cobalah pasrah..ikhlas..
karena cinta tanpa kepasrahan senantiasa menuai ragu..
wih… ini tulisan nyindir ya??
sedih melihat mereka.
nyindir mereka yang sering memperbincangkan Nabi dan agama serta mengaku cinta padanya namun kenyataannya sering kali justru menyangsikan.
Artis kita datang neh
ketika rasa sangsi akan hal yang kita cintai itu mendera, pastinya kita akan membuktikan bahwa apa yang kita sangsikan itu tidak benar adanya. setelah yakin bahwa pa yang kita sangsikan tidak benar, maka akn makin cinta lah kita.
bgitulah mnurutku mencintai dalam kesangsian.
Wahhh sory banget ni, saia nggak bisa beri masukan soalnya saya saja JomBlo jadi gak berPengalaman soal cinta-cintaan
lintah?datangnya dari sawah turun kekali.
cinta? dari mata turun kehati.
selebihnya??
i dont know because i dnt care.
o dnt care coz i dnt know,he..he…
*cuma sekedar singgah*
sampean ngomongin cinta..cinta..cinta sampe diajarin bercinta
mangnya sampean udah tau cinta seperti apa yang sebenarnya sampean butuhkan (PBS) atau sampean inginkan (PS) <–maksain NLP
ada keinginan..ada lafaz..
ada lafaz… ada gerak..
ada gerak…. ada arah
dan pastinya ada tujuan
simple kan (tapi aku ga bilang itu mudah
)
jadi..
selamat bercinta
semoga takdir mempertemukanmu dengan cinta
*halah bahasane*
*pulang*
Dalam tujuan yang sama..
yg sekarang tak lakukan kembali membaca Prinsip2 Dasar Islam dan Kisah Nabi SAW.
duuuuhhh….. bercinta dalam kesangsian sungguh episode kehidupan yang berat dilalui.. bercinta tanpa makna.. moga mendapatkan cinta bermakna, penuh dengan kepastian, bukan kesangsian.
wah..
saya juga awam tentang itu mas..
@ smua komentator di atas
terima kasih banyak. saya sangat menghargai sekali. bahkan ada yang sempet bikinin puisi tuh. hahaha…
untuk mereka yang bingung dengan tulisan ini, terima kasih sudah ikutan bingung. ^^
akhirnya saya mengambil keputusan (semau saya nih). akhirnya pertanyaan terjawab:
adalah hal yang ga mungkin. alias impossible. hehehe
kalau curiga dikit2 sih ga apa2. Tapi kalau sangsi melulu mana bisa benar-benar cinta.
saya sebenarnya sedih melihat blogger (eh wordpresser ding), yang suka mencela agama dan menyindir kenabian Nabi Muhammad SAW.
mengaku Islam tapi senantiasa meragukan Islam.
Mungkin anda bertanya wordpresser yang mana? cari aja sendiri.
gyaaaaaaaaaa
kalo bertepuk sebelah tangan n CLBK koq ga dibahas??
XDXDXD
dengan cara apakah egoism dapat terpuaskan jika kita tak pernah mendapatkan jawabannya??
wawawawww..
cinta???
sulit dijelaskaann dgn kata2,,
tapi yang pasti bagi saya cinta itu RELA BERKORBAN. sepedih dan sesusah apapun itu, kita pasti rela berkorban demi cinta.
Cinta adalah perasaan suci,
Cinta diciptakan melalui hati..
Hati kita selalu senantiasa ingin bercinta..
Hanya cinta-kita tidak seimbang, antara cinta vertikal dan cinta horisontal..
Semua buta akan kenikmatan cinta horisontal..
Dan sesungguhnya tidak ada cinta yang paling indah.
Kecuali Cinta Kepada-Nya..
Zat yang Maha Agung
Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Disitulah kita mendapatkan petunjuk
Just do it & feel it!
hampir sama dengan komen juliach hanya saya “plesetkan sikit”
JUST DUIT & PELIT
Wah gak bisa komen nih abis blum bercinta dah hangus duluan.;