<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Yang Ditangkap Bukan Berarti Bersalah (Bersoal FPI)</title>
	<atom:link href="http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/</link>
	<description>Fighting Spirit</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2009 05:15:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Syaldi Sahude</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-564</link>
		<dc:creator>Syaldi Sahude</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 00:06:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-564</guid>
		<description>Salam kenal, 

Kalau kekerasan tidak salah, mending gue gebukin orang di jalan yang kebetulan senggol gue. Tinggal bilang bela diri dan sewa pengacara... Selesai... *simplicity of mind* :p

Emang ada ya praktek asas duga tak bersalah di negeri? Mungkin buat koruptor kali ya. Tapi buat maling atau buruh, sudah pasti bersalah.

Kalau ngomong masalah salah atau tidak, sama sulitnya dengan keadilan. Semuanya relatif. Tapi coba lihat dari perspektif siapa yang menjadi korban dalam konteks ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal, </p>
<p>Kalau kekerasan tidak salah, mending gue gebukin orang di jalan yang kebetulan senggol gue. Tinggal bilang bela diri dan sewa pengacara&#8230; Selesai&#8230; *simplicity of mind* :p</p>
<p>Emang ada ya praktek asas duga tak bersalah di negeri? Mungkin buat koruptor kali ya. Tapi buat maling atau buruh, sudah pasti bersalah.</p>
<p>Kalau ngomong masalah salah atau tidak, sama sulitnya dengan keadilan. Semuanya relatif. Tapi coba lihat dari perspektif siapa yang menjadi korban dalam konteks ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Supermance</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-533</link>
		<dc:creator>Supermance</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 10:34:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-533</guid>
		<description>Wah, no comment deh kalo soal FPI, disatu sisi menegakkan hukum Islam, tapi di sisi lain caranya bar-bar banget gak beda sama jaman jahiliyah. btw ada petition online lho : http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, no comment deh kalo soal FPI, disatu sisi menegakkan hukum Islam, tapi di sisi lain caranya bar-bar banget gak beda sama jaman jahiliyah. btw ada petition online lho : <a href="http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html" rel="nofollow">http://www.petitiononline.com/noFPI/petition.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nenyok</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-497</link>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 03:31:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-497</guid>
		<description>Salam
saya setuju sie, intinya tetap prinsip praduga tak bersalah mesti dipakai :)
salam kenal aja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam<br />
saya setuju sie, intinya tetap prinsip praduga tak bersalah mesti dipakai <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
salam kenal aja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: balisugar</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-496</link>
		<dc:creator>balisugar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 06:23:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-496</guid>
		<description>Artis datang neh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artis datang neh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lainsiji</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-492</link>
		<dc:creator>lainsiji</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 08:09:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-492</guid>
		<description>padahal aku sedang eneg membicarakan hukum sebab akibat, tapi sepertinya hukum ini yang paling pas untuk menjelaskan kenapa (ini pendapat pribadiku) FPI telah kecolongan.

Sebagai organisasi yang ingin memposisikan sebagai organisasi yang tegas dengan katakanlah hukum Islam, dan demi kemaslahatan umat, FPI kurang arif untuk melihat bahwa masalah &quot;moral&quot; dan agama, tidak bisa dibenahi dengan waktu singkat. Dengan menghunus pedang, mungkin bisa membuat orang yang dianggap menyalahi menjadi berhenti melakukannya, tapi itu adalah keadaan temporer karena tindakan itu hanya menyentuh luar, fisik, dan bukan dalam , jiwa.

Dan sebagai akibat dari langkah yang tidak bijak tersebut, FPI mendapat buah yang pahit, kecaman pedas dari masyarakat, desakan untuk dibubarkan, bahkan bagi yang tidak mengerti duduk masalahnya, thanks to the media (yang menjadi semacam alat penentu hitam dan putih, sebagai hakim). Sangat disayangkan, karena langkah FPI yang mengemban tujuan mulia untuk membela agama Islam harus terhenti karena &quot;pilihan&quot; mereka. 

Tapi, terlepas dari langkah yang telah dipilih FPI, kita juga tetap harus memberikan asas praduga tak bersalah kepada FPI.

Ya meskipun aku bukan pendukung FPI, tapi aku menghargai izzah FPI, di negeri hipokrit ini, tak banyak lagi yang berani untuk bersikap tegas dan lantang, hanya saja caranya itu lho.. 

Kesian juga FPI yang kemakan pancingan AKKBB 

Tapi aniwei.. ini contoh yang bagus bagi yang lain, bahwa strategi itu perlu, penting malah. Tidak hanya sekedar bereaksi.

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;
norie&gt;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;wew...
lama tak bersua kawan.
btw, daku tak sedang membahas hukum kasualitas. Aku sedang ngobrolin hukum pidana di negara kita tercintai ini. Pada Hukum pidana kita ini, dikenal asas hukum; praduga tak bersalah. Artinya seseorang di mata hukum (dan seharusnya juga di mata masyarakat) dianggap tidak bersalah hingga kelak sidang pengadilan memutuskannya bersalah. 
yah mungkin FPI salah. terlalu reaktif. Tetapi mungkin justru itu lini yang ia pegang, nahi munkar. untuk strategis melalui jalur politik harusnya dapat dipegang oleh parpol. Tapi apa daya sepertinya kebanyakan partai &quot;bergaya&quot; Islam pun ikut2an politik dagang sapi.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;
da</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>padahal aku sedang eneg membicarakan hukum sebab akibat, tapi sepertinya hukum ini yang paling pas untuk menjelaskan kenapa (ini pendapat pribadiku) FPI telah kecolongan.</p>
<p>Sebagai organisasi yang ingin memposisikan sebagai organisasi yang tegas dengan katakanlah hukum Islam, dan demi kemaslahatan umat, FPI kurang arif untuk melihat bahwa masalah &#8220;moral&#8221; dan agama, tidak bisa dibenahi dengan waktu singkat. Dengan menghunus pedang, mungkin bisa membuat orang yang dianggap menyalahi menjadi berhenti melakukannya, tapi itu adalah keadaan temporer karena tindakan itu hanya menyentuh luar, fisik, dan bukan dalam , jiwa.</p>
<p>Dan sebagai akibat dari langkah yang tidak bijak tersebut, FPI mendapat buah yang pahit, kecaman pedas dari masyarakat, desakan untuk dibubarkan, bahkan bagi yang tidak mengerti duduk masalahnya, thanks to the media (yang menjadi semacam alat penentu hitam dan putih, sebagai hakim). Sangat disayangkan, karena langkah FPI yang mengemban tujuan mulia untuk membela agama Islam harus terhenti karena &#8220;pilihan&#8221; mereka. </p>
<p>Tapi, terlepas dari langkah yang telah dipilih FPI, kita juga tetap harus memberikan asas praduga tak bersalah kepada FPI.</p>
<p>Ya meskipun aku bukan pendukung FPI, tapi aku menghargai izzah FPI, di negeri hipokrit ini, tak banyak lagi yang berani untuk bersikap tegas dan lantang, hanya saja caranya itu lho.. </p>
<p>Kesian juga FPI yang kemakan pancingan AKKBB </p>
<p>Tapi aniwei.. ini contoh yang bagus bagi yang lain, bahwa strategi itu perlu, penting malah. Tidak hanya sekedar bereaksi.</p>
<blockquote><p><strong><br />
norie&gt;&gt;</strong><em>wew&#8230;<br />
lama tak bersua kawan.<br />
btw, daku tak sedang membahas hukum kasualitas. Aku sedang ngobrolin hukum pidana di negara kita tercintai ini. Pada Hukum pidana kita ini, dikenal asas hukum; praduga tak bersalah. Artinya seseorang di mata hukum (dan seharusnya juga di mata masyarakat) dianggap tidak bersalah hingga kelak sidang pengadilan memutuskannya bersalah.<br />
yah mungkin FPI salah. terlalu reaktif. Tetapi mungkin justru itu lini yang ia pegang, nahi munkar. untuk strategis melalui jalur politik harusnya dapat dipegang oleh parpol. Tapi apa daya sepertinya kebanyakan partai &#8220;bergaya&#8221; Islam pun ikut2an politik dagang sapi.</em></p></blockquote>
<p>da</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: azaxs</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-491</link>
		<dc:creator>azaxs</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 09:18:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-491</guid>
		<description>@ Norie.. Ilustrasi yang menurut saya sesuai dengan pembahasan ini mas.

Buntut aksi monas bisa kita lihat sekarang,
kekerasan dan anarkisme di akar rumput smakin menjadi2... dan sudah mengarah kepada disintegrasi.. saya juga melihat sinyal2 kepentingan tiap golongan disini sangat terasa sekali.. smoga semua bisa menahan ego  n sadar akan konsekuensi tiap tindakan.. demi perdamaian dan persatuan bangsa ini...

Yup, saya sependapat dengan satu point penting disini yaitu hukum.

Semoga hukum bisa betul ditegakkan dan pemerintah betul2 adil dalam hal ini...


Sorry kalo komennya agak OOT...
Peace :)


&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;
norie&gt;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;ayo main tebak2 buah manggis...
kira2 siapa yang tertawa senang melihat gejala dis-integrasi ini???&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Norie.. Ilustrasi yang menurut saya sesuai dengan pembahasan ini mas.</p>
<p>Buntut aksi monas bisa kita lihat sekarang,<br />
kekerasan dan anarkisme di akar rumput smakin menjadi2&#8230; dan sudah mengarah kepada disintegrasi.. saya juga melihat sinyal2 kepentingan tiap golongan disini sangat terasa sekali.. smoga semua bisa menahan ego  n sadar akan konsekuensi tiap tindakan.. demi perdamaian dan persatuan bangsa ini&#8230;</p>
<p>Yup, saya sependapat dengan satu point penting disini yaitu hukum.</p>
<p>Semoga hukum bisa betul ditegakkan dan pemerintah betul2 adil dalam hal ini&#8230;</p>
<p>Sorry kalo komennya agak OOT&#8230;<br />
Peace <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong><br />
norie&gt;&gt;</strong><em>ayo main tebak2 buah manggis&#8230;<br />
kira2 siapa yang tertawa senang melihat gejala dis-integrasi ini???</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hilda alexander</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-490</link>
		<dc:creator>hilda alexander</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 04:48:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-490</guid>
		<description>Equal before the law....

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;
norie&gt;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;and then... 
kok ga dilanjutin mbak.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Equal before the law&#8230;.</p>
<blockquote><p><strong><br />
norie&gt;&gt;</strong><em>and then&#8230;<br />
kok ga dilanjutin mbak.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Nona Igun</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-489</link>
		<dc:creator>Nona Igun</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 03:16:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-489</guid>
		<description>Baca komen2 di atas, dapat terlihat bahwa orang Indonesia ternyata ga ngerti konsekwensi dari negara hukum. 
cape deh.. :(

&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;
norie&gt;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;wogh...
disambangi artis ibukota. :D
mungkin orang Indonesia emang terlalu males berpikir yang ngejelimet mbak, eh mas. :) &lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baca komen2 di atas, dapat terlihat bahwa orang Indonesia ternyata ga ngerti konsekwensi dari negara hukum.<br />
cape deh.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong><br />
norie&gt;&gt;</strong><em>wogh&#8230;<br />
disambangi artis ibukota. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
mungkin orang Indonesia emang terlalu males berpikir yang ngejelimet mbak, eh mas. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Raffaell</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-488</link>
		<dc:creator>Raffaell</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 03:11:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-488</guid>
		<description>Negara ini negara hukum, tapi hukum yang bisa di bayar dengan duit.
&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;
norie&gt;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;wew...
yang bisa dibeli itu oknum.
tapi memang aneh ya, oknum kok banyak jumlahnya. :( &lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Negara ini negara hukum, tapi hukum yang bisa di bayar dengan duit.</p>
<blockquote><p><strong><br />
norie&gt;&gt;</strong><em>wew&#8230;<br />
yang bisa dibeli itu oknum.<br />
tapi memang aneh ya, oknum kok banyak jumlahnya. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hanggadamai</title>
		<link>http://dijenorie.wordpress.com/2008/06/06/tangkapi-anggota-fpi-polisi-terpengaruh-opini-publik/#comment-487</link>
		<dc:creator>hanggadamai</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 14:58:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dijenorie.wordpress.com/?p=193#comment-487</guid>
		<description>bener banget, harus ada bukti2 yg jelas, setelah itu baru diklarifikasi mana yg benar dan mana yg salah 
jangan samapai terlalu mudah tuk terprovokasi..


&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;
norie&gt;&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Btul. Kita sebagai warga harus objektif melihat permasalahan.&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bener banget, harus ada bukti2 yg jelas, setelah itu baru diklarifikasi mana yg benar dan mana yg salah<br />
jangan samapai terlalu mudah tuk terprovokasi..</p>
<blockquote><p><strong><br />
norie&gt;&gt;</strong><em>Btul. Kita sebagai warga harus objektif melihat permasalahan.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
