Arsip Kategori: moral

Perhatian [!] Baca sampai habis, atau jangan dibaca sama sekali! (Dangerous content)

shinchan3.jpg

Apa? siapa? Bagaimana? kenapa?

I

Pertanyaan-pertanyaan ini-itu menyelimuti pikiran ku. Bertanya soal Tuhan, agama, Surga-Neraka, dosa dan kisah nabi-nabi. Muncul kesangsian di dada, menyeruak begitu saja. Bahkan terus menggelayut hingga ke dasar mimpi.

Adakah Tuhan? Apa gunannya Surga atawa Neraka? Bagaimana kalau kitab-kitab itu berbohong tentang kisah nabi-nabi? Adakah yang salah? Siapakah yang selalu benar? Kenapa ngeseks bebas dilarang? padahal rasanya enak sekali. Tak bisakah kita hidup dalam dunia yang lo-lo gw-gw, tak bisakah kita saling menyerang? kenapa engkau perlu repot-repot mengurusi urusanku?

Satu-satu aku mulai mencari jawaban. Ku ambil dua tiga buku. Ku ketikan kata di Wiki yang Suci itu. Ku tanyakan jawaban pada Google yang Maha Tahu. Berharap bisa menemukan jawaban di sana. Dan, Aha..!! Inilah jawaban atas segala pertanyaan itu. Baca Lebih Lanjut »

campaign-wsd-new.jpg

Ayo ambil bagian dalam hari hening sedunia.

Besok ayo belajar untuk menyelamatkan bumi. Caranya adalah dengan mengurangi penggunaan peralatan yang menggunakan listrik. Pakailah listrik hanya bila benar-benar dibutuhkan. Misalnya jangan biarkan lampu rumah anda menyala siang hari bolong. Buat Ibu-ibu yang biasanya nonton gossip di tivi, besok mending matikan tivi dan silahturahmi ke rumah tetangga. Khusus buat Nyang mau dugem siang hari, plisss… deh jangan dulu.
Besok, Jumat, 21 Maret 2008 matikan listrik mulai dari jam 10:00 sampai dengan 14:00 (lebih dari itu jauh lebih baik). Kalau bisa sih PLN yang matein biar kompak, tapi pasti banyak yang bakalan protes, wkwkakakaka :mrgreen: . Eh selain itu kalau bisa penggunaan kendaraan bermotor dikurangi yach.
ga harus jadi superhero tuk selamatkan bumi. Betul tidak? Baca Lebih Lanjut »

Dugem VS Global Warming
untuk memperbesar click gambar atau click ini

aaaaghhh

Pada dasarnya semua hal itu boleh, kecuali dilarang.

Saya jadi ingat beberapa hari lalu pulang naik TransJakarta. Di dalam Bus yang mulai sesak penumpang itu, saya dapati seorang penumpang muda. Seorang wanita berwajah ayu, mengenakan pakaian yang cukup sexy (walau belum bisa disebut a-nonoh™). Melalui kemeja putih ketat serta bawahan berbalut rok mini, ia mudah menjadi magnet bagi lelaki idung belang (kecuali saya, hehehe … :D , sori, saya tidak termasuk spesies itu).

Sesekali saya memperhatikan si Mbak yang bersikap cuek bebek dengan tampilannya itu. Hingga kemudian saya untuk beberapa saat menatap bodynya wajahnya dengan begitu tajam, seperti kucing garong yang ngeliat ikan goreng. hihihi… ia tersadar :D , dan ia mulai risih. Wajahnya memerah dan menatap balik. Melalui bahasa non-verbal ia coba mengatakan “hey..!! kamu ga sopan!!” (semoga tafsiran saya benar, masa’ ekspresinya itu saya tafsirkan: hai… kamu yang ganteng, Sini dong, temani aku…). Desahnya panjang dan lantas ia membuang pandangannya, menatap jalanan Jakarta yang mulai gelap. Baca Lebih Lanjut »

cermin.jpgHampir setiap orang —lo, gw, mereka dan siapa aja— dapat dikatakan pernah bercermin, setidaknya melihat wajah kita pada bayangan air. Media apapun yang kita pilih, yang pasti bercemin selalu menjadi kegiatan untuk kita berbenah diri. Kebanyakan dari kita tiap hari menyisir rambut, berdandan, membenarkan pakaian, melihat postur tubuh atau sekadar mesam-mesem sendirian —sambil berkata “gile… makin ganteng aja gw!”— dihadapan cermin.

 

Pengkoreksian tampaknya akan selalu menjadi motif kita dalam bercermin. Apapun yang kita lakukan di depan cermin akan membuat kita melihat keadaan menjadi lebih menyeluruh. Bercermin juga akan membuat kita lebih bersikap jujur. Tatkala melihat diri bertambah gemuk, mungkin kita sedikit shock tetapi setidaknya itulah refleksi Baca Lebih Lanjut »

Tempo hari saya putuskan untuk pulang naik Trans Jakarta. Biasanya saya pulang dari kampus naik bus lain. Untuk mendukung rencana saya itu saya bujuk teman saya untuk mengantar ke halte Trans Jakarta terdekat, yakni Pasar Rebo. Gile nih bocah bawa motornya ngebut bangetz. Duh, mata gw mata kelilipan. Mana habis ujan lagi. serem juga .

Tak beberapa lama saya sudah berada di dalam Bus. Syukur dapat tempat duduk. perjalanan masih lama. sesekali memperhatikan orang. Melihat-lihat karakter orang adalah salah satu hobi saya. Siapa Tahu ada gadis cantik yang mau diajak kenalan. hehehe Baca Lebih Lanjut »